Karpet Masjid Surakarta Yang Memiliki Berbagai Macam Motif

Informasi Masjid

Masjid adalah tempat beribadah yang digunakan oleh umat muslin untuk menunaikan ibadahnya berupa sholat. Tidak hanya itu, masjid juga berfungsi sebagai tempat untuk diadakanya pengajian oleh masyarakat di sekitar masjid tersebut. Untuk dilakukan berbagai acara tersebut masjid memerlukan sebuah alas untuk membatasi tubuh dengan lantai. Pada saat dulu kebanyakan masjid menggunakan sajadah sebagai alat untuk sholat. Namun seiring berkembangnya zaman dan inovasi maka muncullah karpet yang dapat dipergunakan sebagai sajadah. Karpet memiliki beberapa kelebihan apa bila dibandingkan dengan sajadah sebagai alas untuk sholat seperti karpet lebih mudah dibersihkan dan hemat ruang. Terlebih lagi praktis untuk di gulung. Sudah banyak masjid masjid yang menggunakan karpet sebagai alas untuk sholat. Khususnya masjid masjid di kota Surakarta. Karpet masjid Surakarta pada umumnya memiliki beberapa perbedaan jika dibandingkan di masjid lain. Kami jual karpet masjid dengan banyak tipe dan warna tentu harganya yang sangat terjangkau.

 

Karpet Masjid

Surakarta adalah suatu kota yang terletak di pulau jawa. Kota Surakarta sendiri memiliki julukan khusus yaitu “Solo Kota Budaya” karena budaya jawanya yang masih kental dan nama yang lainnya adalah “Solo Kota Hijau” karena memang kota solo adalah kota yang memiliki pohon yang besar besar di kotanya sehingga terkesan sejuk. Kembali ke penggunaan karpet pada masjid sendiri. Terutama pada karpet masjid Surakarta sendiri memiliki suatu keunikan, yaitu motifnya yang beragam dan lebih menuju kearah percampuran motif motif seni dalam islam dengan budaya jawa. Memang benar bahwa kota solo adalah kota yang kental dengan budayanya, terlebih lagi masih terdapat kraton yang menjadi ikon kota solo. Kraton itu sendiri adalah kraton yang menganut agama islam namun sudah terjadi akulturasi sehingga bisa dikatakan sebagai aliran islam kejawen. Sehingga hal itu yang mengawali motif motif karpet masjid di kota solo.

Percampuran budaya ternyata tidak harus melalui sesuatu yang abstrak seperti halnya kebudayaan atau pun tradisi. Tetapi hal itu dapat di lakukan pada karpet masjid dengan memunculkan kedua unsur kebudayaanya. Seperti halnya karpet masjid surakarta yang memiliki percampuran motif dari budaya islam dengan budaya jawa.